Ulasan Game Torchlight Infinite
Ulasan game Torchlight Infinite ini akan membahas secara mendalam tentang game action RPG mobile yang merupakan entri keempat dari franchise Torchlight yang populer. Torchlight Infinite hadir dengan formula baru yang dibangun khusus untuk platform mobile dengan sistem cross-platform, konten musiman, dan alur permainan yang mirip dengan Diablo namun dengan keunikan tersendiri.
Dalam game ini, pemain akan memilih salah satu dari beberapa hero dengan karakter unik, kemudian menjalani perjalanan epik untuk mengalahkan kegelapan dan mengembalikan cahaya ke tanah Leptis. Dengan sistem grinding berbasis loot yang ekstensif, fleksibilitas build yang hampir tidak terbatas, dan pertarungan boss yang megah, game ini menawarkan pengalaman ARPG sejati untuk platform mobile.
Game ini berhasil menghadirkan gameplay yang mulus dengan visual yang mengesankan untuk ukuran game mobile. Namun, Torchlight Infinite juga menghadapi kritik signifikan terkait sistem monetisasi yang kontroversial, kompleksitas yang berlebihan, dan alur permainan yang bisa terasa repetitif setelah beberapa waktu bermain.
Informasi Umum dan Cuplikan Gameplay
Sebelum melanjutkan ke pembahasan yang lebih mendalam, sebaiknya kamu perlu mengetahui beberapa informasi umum seputar game Torchlight Infinite ini. Adapun informasi umumnya adalah sebagai berikut:
- Platform: Android, dan iOS
- Harga: Gratis (Free-to-Play)
- Estimasi Ukuran: 4 GB
- Konektivitas: Online (memerlukan koneksi internet stabil)
- Developer: XD Entertainment
- Publisher: XD Network Inc.
- Genre: Action RPG, Hack and Slash, Dungeon Crawler
- Tanggal Rilis Global: 9 Mei 2023
Link Download Torchlight Infinite
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, game ini tersedia untuk berbagai platform dengan fungsionalitas cross-platform. Buat kamu yang mau download gamenya, kamu bisa langsung klik link download game Torchlight Infinite di bawah ini:
Link Download Torchlight Infinite (Android)
Link Download Torchlight Infinite (iOS)
Catatan: Game ini memerlukan akun pihak ketiga (seperti TapTap) untuk login karena sistem cross-platform yang digunakan.
Sistem Hero dan Fleksibilitas Build yang Ekstensif
Salah satu aspek terkuat dari Torchlight Infinite adalah sistem hero dan kustomisasi build yang sangat fleksibel. Pemain dapat memilih dari beberapa hero unik, masing-masing dengan trait khusus yang mengubah gameplay secara signifikan.
Frostfire Gemma misalnya, adalah mage class yang mengisi kemampuan khusus menggunakan serangan api dan es.
Carino memiliki kemampuan menembak cepat dan dapat membekukan musuh dengan skill pergerakan yang menjaga pertempuran tetap menyenangkan dan cepat. Moto the Commander fokus pada memanggil pahlawan dan tidak bisa menyerang secara langsung seperti Engineer dari Torchlight 2.
Yang membuat sistem ini menarik adalah tingkat kustomisasi yang ditawarkan. Game ini memiliki 24 tab talent, lebih dari 200 legendary gear, dan 240+ skill yang powerful untuk dicoba. Pemain dapat mencoba gaya bermain yang tidak terbatas atau kemungkinan strategis dalam membangun hero mereka.
Sistem skill sendiri cukup menarik dengan Active dan Passive Skills yang dapat di-upgrade. Pemain bisa membuka berbagai upgrade untuk dipasang dan dilepas secara bebas, memungkinkan kustomisasi skill dengan efek seperti ledakan, proyektil ganda, pengurangan biaya casting, dan lainnya.
Yang menarik, sebagian besar skill dibagikan antar karakter, memberikan variasi yang bagus meskipun ini juga membuat setiap class kehilangan sedikit identitasnya. Skill pergerakan yang digunakan dengan satu karakter bisa digunakan dengan karakter lain juga.
Ulasan Game Torchlight Infinite: Alur Permainan dan Mekanisme Combat
Torchlight Infinite mengadopsi formula klasik dari isometric action RPG seperti Diablo dan Sacred. Pemain mengikuti alur cerita utama dengan melompat melalui area berbeda dan bertarung melawan musuh hingga menyelesaikan misi untuk membuka narasi lebih lanjut.
Sistem combat menggunakan kontrol yang sederhana—pemain menggerakkan karakter dengan ibu jari kiri dan dapat memetakan hingga lima skill ke tombol di sebelah kanan. Serangan biasanya mengunci target secara otomatis selama pemain menghadap ke arah yang kurang lebih benar.
Namun, ada dua masalah utama dengan combat di Torchlight Infinite. Pertama, pertempuran kurang memiliki dampak nyata yang seharusnya ada dalam action RPG. Kemampuan menghasilkan sangat banyak angka dan efek di layar sehingga tidak mungkin untuk mengetahui dengan tepat hasil apa yang mereka hasilkan selain mengurangi health bar.
Kedua, desain hero tidak memiliki sistem serangan berbasis klik tradisional, melainkan hanya kemampuan yang perlu digunakan berulang kali. Ini bisa menyenangkan namun juga mengurangi nilai mereka karena dasar dari hero ADALAH passive dan active abilities itu sendiri.
Alur permainan bisa terasa sangat langsung dan akhirnya repetitif. Pemain mengikuti alur cerita, melompat melalui area, bertarung melawan musuh, menyelesaikan misi, mengumpulkan perlengkapan, meningkatkan karakter, dan mengulang. Setelah tutorial yang panjang, pemain mendapat area hub yang selalu berubah dengan misi dan pemain baru yang datang dan pergi.
Visual dan Performa yang Solid
Aspek yang paling bisa dipuji dari Torchlight Infinite adalah presentasi visual-nya. Game ini tetap menjadi game yang tampak bagus, terutama di platform mobile. Model karakter khususnya sangat menawan dengan animasi yang solid.
Gaya visual mengingatkan pada seri Torchlight sebelumnya dengan visual kartun yang bagus untuk penyampaian cerita. Untuk standar game mobile, kualitas visual cukup mengesankan dan menarik, meskipun tidak ada yang benar-benar istimewa yang membedakannya dari kompetitor.
Dari segi performa, game berjalan dengan baik dengan framerate stabil di 60FPS pada perangkat yang layak. Pengujian di berbagai perangkat seperti Asus ROG 6 dan Pixel 7 Pro menunjukkan tidak ada masalah performa yang signifikan.
Game juga dioptimalkan dengan baik untuk PC dengan menu yang tepat dan berbagai kontrol. Pemain dapat mengatur ulang tombol dan beralih ke controller. Bahkan ada opsi untuk bermain di Steam Deck. Tanpa lag dan dengan berbagai kontrol yang tersedia, port ke PC terasa proper meskipun sangat jelas masih merupakan judul mobile.
Dukungan controller tersedia, namun banyak menu yang tidak kompatibel sehingga pemain akan bolak-balik antara controller dan layar dengan sering. Game masih paling baik dimainkan dengan controller Android yang kompatibel untuk versi mobile.
Monetisasi yang Kontroversial
Salah satu aspek paling kontroversial dari Torchlight Infinite adalah sistem monetisasi-nya. Meskipun lebih adil dibanding Diablo Immortal, game ini tetap memberikan keuntungan bagi pemain yang bersedia menghabiskan uang.
Fokus utama adalah pada kosmetik, token kebangkitan, dan ekspansi inventaris. Namun yang membingungkan adalah Pact Spirits dan Hero Spirits. Membeli ini dengan uang memberikan jalan cepat ke karakter yang powerful, meskipun secara teknis bisa didapat melalui gameplay.
Game menggunakan setiap trik psikologis yang ada. Bundle $1 memberikan hanya 5% kurang dari jumlah yang dibutuhkan untuk gacha pull, membuatnya tidak berguna dan memancing pemain untuk menghabiskan lebih banyak. Pembelian pertama adalah "one-time only 2X value" untuk memancing pemain menghabiskan sebanyak mungkin.
Game memiliki sekitar 10 mata uang berbeda untuk menyamarkan berapa banyak yang sebenarnya dihabiskan. Item cash shop memberikan keuntungan besar—skill pada pet yang benar-benar mengubah seluruh permainan, damage atau drop boost yang besar, menggandakan reward, passive konversi damage yang mendefinisikan build, dll.
Pemain secara teknis BISA bermain tanpa menghabiskan uang, tapi pasti tidak akan memiliki peluang dan keragaman build yang dimiliki orang yang menghabiskan uang. Beberapa karakter bahkan hanya tersedia dengan membeli battle pass.
Kompleksitas Berlebihan dengan Dampak Minimal yang Jelas
Torchlight Infinite memiliki masalah di mana game memiliki banyak kompleksitas dengan dampak minimal yang jelas. Musuh terus-menerus menjatuhkan senjata dan armor baru dengan berbagai modifier dan efek stat, tapi pemain bisa bertahan hanya dengan melihat apa pun yang memiliki angka hijau di deskripsi bawah.
Upgrade terlalu marginal untuk terasa signifikan, dan manajemen inventaris sangat membosankan. Game juga suka melemparkan mata uang dan material upgrade tanpa menunjukkan dengan jelas untuk apa mereka.
Membuka perk baru dalam RPG seharusnya menyenangkan, tapi di Torchlight Infinite, ini adalah perjalanan yang mudah dilupakan melalui menu. Abilities, sub-abilities, pact, talent, bonus, dan trait semuanya adalah cara untuk membuat angka naik, dan mereka dengan cepat kabur menjadi kekacauan yang tidak koheren.
Menu juga tidak intuitif dan sulit dinavigasi. Jumlah menu yang berlebihan untuk talent, skill, abilities, pet, dll, membutuhkan sekitar 10 jam untuk memahami mereka dengan lebih baik. Untuk pemain yang tidak terbiasa dengan game mobile action, dihadapkan pada begitu banyak tutorial dan menu sangat membingungkan.
Konten Musiman dan Endgame
Torchlight Infinite menggunakan sistem musiman untuk memperkenalkan aset, konten, dan event baru secara teratur. Season "Outlaw" misalnya, diluncurkan dengan mekanisme musiman yang baru, sistem progresi bernama TOWER Sequence, trait hero baru, dan berbagai event.
Ada sesuatu yang berbeda terjadi setiap minggu, sehingga selalu ada sesuatu untuk dinantikan dengan kesempatan untuk hero dan kemampuan baru ditambahkan. Untuk pemain yang berencana bermain dengan serius, perangkat yang stabil dan koneksi internet yang kuat adalah keharusan.
Konten endgame cukup ekstensif namun juga mengungkapkan masalah game lebih jelas. Pemain tidak mulai menggores lapisan luar dari endgame hingga mencapai map T8 dengan beberapa miliar damage. T8 memiliki 3 tingkat internal masing-masing dengan skala lebih keras, kemudian naik ke Profound yang membutuhkan miliaran damage, dan Deep Space yang membutuhkan triliun damage.
Kelebihan dan Kekurangan Torchlight Infinite
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan game ini yang bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum memainkannya:
Kelebihan:
- Presentasi visual yang solid dengan model karakter yang menawan
- Performa yang stabil di 60FPS pada perangkat yang layak
- Fleksibilitas build yang ekstensif dengan 240+ skill dan 200+ legendary gear
- Fungsionalitas cross-platform antara PC, Android, dan iOS
- Model free-to-play yang dapat diakses untuk semua pemain
- Konten musiman dengan pembaruan mingguan yang konsisten
- Optimalisasi PC yang tepat dengan dukungan controller dan Steam Deck
- Variasi hero dengan trait dan gaya bermain yang unik
- Sistem kustomisasi skill yang menarik dan fleksibel
- Area hub yang dinamis dengan misi yang berubah
- Grinding berbasis loot yang memuaskan untuk penggemar genre
- Trade house dengan ekonomi yang ramai dan sistem pasar bebas
Kekurangan:
- Monetisasi yang kontroversial dengan elemen pay-to-win
- Combat kurang memiliki dampak nyata dan terasa tidak memuaskan
- Alur permainan yang repetitif dan bisa cepat membosankan
- Kompleksitas yang berlebihan dengan dampak minimal yang jelas
- Cerita yang biasa-biasa saja dan tidak menginspirasi dengan taruhan yang tidak jelas
- Skill yang dibagikan membuat karakter kehilangan identitas mereka
- Dukungan controller tidak kompatibel dengan banyak menu
- Memerlukan koneksi internet yang stabil atau akan mengalami lag
- Trik psikologis dalam desain cash shop
- Manajemen inventaris yang membosankan
- Menu yang tidak intuitif dan sulit dinavigasi
- Desain hero tanpa sistem serangan tradisional
- Masalah kejelasan visual dengan terlalu banyak angka dan efek
- Upgrade yang marginal tidak terasa signifikan
- Sistem gacha untuk pact dan spirit
Torchlight Infinite adalah pilihan yang layak untuk penggemar action RPG mobile yang mencari grinding berbasis loot dengan fleksibilitas build yang ekstensif.
Presentasi visual yang solid, fungsionalitas cross-platform, dan konten musiman yang konsisten memberikan nilai untuk model free-to-play.
Namun, sistem monetisasi yang kontroversial dengan elemen pay-to-win yang jelas, combat yang kurang berdampak, dan kompleksitas yang berlebihan tanpa manfaat yang jelas menjadi hambatan signifikan.
Alur permainan yang repetitif dan cerita yang biasa-biasa saja juga membuat game ini sulit untuk direkomendasikan secara penuh.
Game ini paling cocok untuk penggemar hardcore dari genre ARPG yang tidak keberatan dengan desain mobile-first dan bersedia menginvestasikan waktu yang signifikan untuk memahami semua sistem.
Bagi pemain kasual atau mereka yang mencari kepuasan langsung, aspek-aspek negatif mungkin lebih besar daripada aspek positif.
Jika dibandingkan dengan Diablo Immortal, Torchlight Infinite menawarkan pengalaman serupa namun dengan monetisasi yang lebih adil—meskipun masih jauh dari sempurna.
Untuk pemain yang sudah kehabisan pilihan di genre ini, Torchlight Infinite layak dicoba mengingat sifat free-to-play-nya, tapi ekspektasi harus dikurangi.


Posting Komentar untuk "Ulasan Game Torchlight Infinite"